Rabu, 24 November 2010

Teknik Pengkabelan Kabel UTP Dalam Jaringan


Teknik Pengkabelan UTP Cable (khususnya CAT5 / CAT5e)
Kategori 5 atau 5e adalah yang paling reliable dan memiliki kompabilitas yang tinggi, dan yang paling disarankan, baik pada 10 Mbps dan Fast Ethernet (100Mbps). Konector yang bisa digunakan untuk UTP Cable CAT5 adalah RJ-45. Untuk penggunaan koneksi komputer, dikenal 2 buah tipe penyambungan kabel UTP ini, yaitu straight cable dan crossover cable. Fungsi masing-masing jenis koneksi ini berbeda, straight cable digunakan untuk menghubungkan client ke HUB/Router, sedangkan crossover cable digunakan untuk menghubungkan client ke client atau dalam kasus tertentu digunakan untuk menghubungkan HUB ke HUB.
Gambar 10. UTP cable CAT 5
Straigt Cable
Menghubungkan ujung satu dengan ujung lain dengan satu warna. Sebenarnya urutan warna dari masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara internasional yang digunakan untuk straight cable ini, seperti tabel 6 :



Tabel 6. Standar Pemasangan Kabel UTP pada Konektor RJ-45
Pin 1 wire color:
White/orange
Pin 2 wire color:
Orange
Pin 3 wire color:
White/green
Pin 6 wire color:
Blue
Pin 4 wire color:
White/blue
Pin 5 wire color:
Green
Pin 7 wire color:
White/brown
Pin 8 wire color:
Brown
Gambar11 . Menghubungkan Komputer Ke HUB/Router,
Maka Digunakan Cara Straigth Cable
Crossover Cable


Gambar12. Dasar Koneksi Crossover Untuk Kabel उत्प


Gambar 13. Pemasangan Kabel UTP Untuk

Gambar 14
Menghubungkan Dua Komputer Tanpa Menggunakan HUB (Peer To Peer),
Atau Menghubungkan HUB Dengan HUB, Maka Digunakan Crossover Cable
Instalasi Kabel UTP Cat 5e
Dalam pemasangan jaringan wired kita pastinya membuthkan kabel. Kabel yang biasa digunakan dalam pemasangan jaringan LAN adalah kabel UTP cat 5e. Dalam penggunaannya, kabel UTP dapat dibuat menjadi 2 jenis, yaitu Straight-trough dan Crossover. Sebelum kita memulai instalasi kabel, kita pelajari beberapa seluk beluk tentang kabel UTP Cat 5e
Ada 2 standarisasi pemasangan kabel UTP yaitu T568A dan T568B
A.    Kabel Straight-trough
Kabel ini digunakan untuk menghubungkan dua device yang berbeda sperti:
Komputer to HUB
Komputer to Switch
Switch to Router
HUB to Router
Pemasangan kabel ini dalam satu kabel menggunakan satu standar saja. Jika menggunakan T568A maka kedua ujungnya menggunakan T568A, begitu juga sebaliknya.

B.     Kabel Crossover
Kabel ini digunkana untuk memasang dua device yang sama seperti :
Komputer to Komputer
HUB to HUB
Switch to Switch
HUB to Switch
Pemasangan kabel ini menggunakan dua standar dalam satu kabelnya. Jika ujung pertama menggunakan T568A maka ujung yang kedua menggunkan T568B.

C.    Pemasangan
1.      Siapkan peralatan dan bahan yang dibutuhkan
2.      Potong kabel sesuai kebutuhan
3.      Kelupas jaket pelindung pada kabel kira-kira sekitar 2 cm (untuk latihan)
4.        Pisahkan pilinan pada kabel sesuai dengan warnanya
5.      Urutkan sesuai dengan standarisasi yang ada.
6.      Potong secara rata jika kabel sudah diurutkan, sisakan sekitar 1,5cm
7.      Masukkan kabel UTP ke dalam konektor RJ45. Pastikan urutan kabel benar, jaket pelindung masuk ke RJ45, dan semua kabel telah masuk sempurna hingga menyentuh pangkal RJ45)
8.        Crimping konektor RJ45 beserta kabel tersebut dengan Tang Crimping
9.      Lakukan pada ujung yang satunya. Gunakan Fluke atau Kabel Tester untuk menguji koneksi kabelnya.
Teknik  Pengkabelan Konektor RJ-45
Pengkabelan Unshielded Twisted Pair menggunakan sebuah modul Registered Jack (RJ) yang disebut RJ-45. Trick yang perlu dipahami adalah untuk memastikan bahwa, kita menghubungkan warna yang tepat pada pin RJ-45 yang tepat pula. Terdapat beberapa konsensus yang mengatur urutan pemasangan kabel, yaitu : 568A, 568B atau 258A. Semuanya merupakan konsensus yang menjelaskan, kabel mana harus pergi ke pin yang mana. Hal pertama yang harus diketahui bahwa 8 kabel diartikan sebagai 4 buah pairs. Dan tidak perduli standard mana yang akan dipakai, setiap pair selalu berwarna dasar yang sama. Standar yang dipakai untuk kawasan asia adalah EIA/TIA 568 B, memiliki susunan kabel sebagai berikut :
Straight
Cross over
Perbedaan penggunakan type crimpe :

* PC - Router/Hub/Switch : Straight
* Hub - Router : Straight
* PC - PC : Cross
* Router -Router : Cross
* Hub - Hub : Cross

Kita ibaratkan dalam satu panjang kabel memiliki kedua ujung sebut saja ujung "A" dan ujung "B"

Langkah :
1. Kupas bungkus terluar kabel UTP menggunakan crimp tool, akan terlihat 8 kabel kecil warna-warni.
2. Urutkan kabel sesuai urutan yang diinginkan, T568A atau T568B
"Straight (Straight-through)"

Kabel "A" dan Kabel "B"
Kedua ujung kabel dibuat sama persis urutannya seperti pada gambar disamping.

Urutannya adalah:

1.Putih-orange... 2.Orange

3.Putih-hijau... 4.Biru

5.Putih-biru... 6.Hijau

7.Putih-coklat... 8.Coklat

Sedangkan pada. "Cross (Crossover)"
Kabel "A"
Sedangkan pada pembuatan kabel PC-to-PC, kita menggunakna urutan yg berbeda pada salah satu Kabel..

Pada ujung Kabel "A" Urutannya adalah:

1.Putih-orange... 2.Orange

3.Putih-hijau... 4.Biru

5.Putih-biru... 6.Hijau

7.Putih-coklat... 8.Coklat


Pada ujung Kabel "B"

Urutannya adalah:

1.Putih-hijau... 2.Hijau

3.Putih-orange... 4.Biru

5.Putih-biru... 6.Orange

7.Putih-coklat... 8.Coklat

Atau cara singkanya sama seperti membuat urutan pada ujung kabel "A" hanya saja urutan no.1 dirubah menjadi no.3 dan no.2 menjadi no.6


3. Masukkan ujung2 kabel dengan cara mendorong hingga mentok pada ujung bagian dalam RJ-45

4. Gunakan crimping tool untuk memasang RJ-45. Masukkan pada lubang RG-45 (bagian paling besar) dan jepit hingga terdengar suara "klik".

5. Test kabel dengan cable tester. Jika kedelapan lampu led menyala bergantian sesuai urutannya, berarti sudah tersambung dengan baik.

Teknik Pengkabelan UTP cat 6
Kabel kategori 6 adalah standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi paling tinggi. Kabel ini identik dengan CAT5E namun telah memenuhi standar yang lebih ketat bukan hanya soal kerapatan lilitan tiap pasang kabel namun juga termasuk tingkat penyaluran data, isolator kabel dan pelindung tiap pasang kabel. Dengan lilitan semakin rapat, ditambah semakin baik isolator dan pemisahan tiap pasang kabel maka semakin rendah noise atau berkurangnya sinyal sehingga CAT6 mampu menyalurkan data dengan bandwidth tertinggi di kelasnya. Kabel CAT6 biasanya juga terdiri dari empat pasang kabel tembaga. Jika Anda melakukan instalasi jaringan 1000Mbps atau Gigabit LAN, tak ada pilihan lain, kabel UTP tipe inilah yang harus digunakan.
Gambar UTP Cat 6

Cara crimping konektor RJ-45 ke UTP
ALAT :
1.      Tang crimping
2.      Lan tester
3.      Gunting / silet
BAHAN :
1.      Kabel UTP
2.      RJ-45 connector
Cara kerja :
- Kupas lapisan luar kabel UTP sepanjang ± 1 Cm dari ujung, sehingga 8 urat kabel terlihat dari luar.
- Susun urutan warna kabel sesuai dengan standard internasional.
- Masukkan Ujung kabel UTP yang telah disusun menurut urutan internasional, kemudian jepit dengan menggunakan crimping tool sampai berbunyi “klik”

- Tes dengan menggunakan LAN Tester
- Kabel UTP siap digunakan.

Perhatian : penyusunan salah atau penjepitan yang salah menyebabkan RJ-45 Connector tidak bisa dipakai lagi.

TEKNIK MENYUSUN CABLE

TIPE STRIGHT

Ujung kabel yang satu dengan ujung kabel yang lainnya memiliki urutan kabel yang sama.
urutan warna :

Jika dicek dengan lan tester indikator lampu harus menyala (1–1, 2–2, 3–3, 4–4, 5–5, 6–6, 7–7, 8–8)
TIPE CROSSOVER CABLE

Ujung kabel yang satu dengan yang lain tidak sama
urutan warna :

Jika dicek dengan LAN Tester, indikator lampu harus menyala (1–3, 2–6, 3–1, 4–4, 5–5, 6–2, 7–7, 8–8)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar